LINDUNGI BUAH HATI DARI BAHAYA CAMPAK & RUBELLA

Sundawenang. Sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap bahaya penyakit campak dan rubella. Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, melalui Puskesmas Kec. Parungkuda menyelenggarakan sosialisasi tentang pentingnya imunisasi campak dan rubella atau biasa di singkat MR (Measles Rubella).

Campak dan rubella ini adalah penyakit infeksi menular melalui saluran napas yang disebabkan oleh virus. Anak dan orang dewasa yang belum pernah mendapat imunidasi campak dan rubella ataj yang belum pernah mengalami penyakit ini sangat beresiko tertularnya penyakit ini. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya komplikasi yang serius seperti diare, radang paru, radang otak, kebutaan, gizi buruk bahkan hala yang terburuk dapat menyebabkan kematian. Sedangkan rubella biasanya berupa penyalit ringan pada anak, akan tetapi bila menulari ibu hamil pada wakti trimester pertama dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan.

Kemudian Pihak Puskesmas Parungkuda menjelaskan bahwa gejala penyakit campak ini Adalah terjadi demam tinghi, bercak kemerahan pada kulit disertai dengan batuk, pilek dan mata merah. Lebih lanjut diungkapkan bahwa penyakit campak dan rubella ini sampai saat ini belum ada obatnya. Akan tetapi penyakit ini bisa di cegah melalui imunisasi dengan vaksin MR.

Vaksin ini telah mendapat rekomendasi dari badan kesehatan dunia (WHO) dan izin edar dari badan POM dan vaksin MR 95 % efektif untuk mencegah penyakit campak dan rubella. Selanjutnya kaitan hal ini Majlis Ulama Indonesia mengeluarkan fatwa pada dasarnya iminisasi ini diperbolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu.

Kemudian imunisasi MR dapat diberikan kepada semua anak sejak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 Tahun.

Adapun sosialisasi ini dihadiri ole para kepala desa sekecamatan parungkuda dan seluruh anggota atau kader posyandu dari masing masing desa. Sosialisasi ini dihadiri oleh unsur muslika, babinsa dan babinkamtibas.

Pada sosialisasi ini juga di sepakati untuk penjadwalan pelaksanaan imuniasasi vaksin pada masing masing posyandu.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan