Pembinaan Pengelolaan dan Penataausahaan Penggunaan Dana Desa Tahap 1 tahun 2017

SUNDAWENANG; Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kab. Sukabumi (07/09/2017) melaksanakan pembinaan pengelolaan dan penata usahaan serta pertanggungjawaban penggunaan dana desa untuk tahun anggaran 2017. yang menghadirkan seluruh kepala desa dari 4 kecamatan yakni seluruh kepala desa dari kecamatan Cicurug, kecamatan Cidahu, Kecamatan Ciambar dan Kecamatan Parungkuda, acara pembinaan pengelolaan dan penatausahaan serta penusunan pelaporan pertanggungjawaban penggunaan dana desa dibuka oleh Camat Parungkuda Bapak. Aep Syaefullah, diaula kantor kecamatan parungkuda. dalam sambutannya Camat Parungkuda menekankan agar para kepala desa bersikap kooperatif atas pembinaan penegelolaan dan penatausahaan serta penyususnan pelaporan pertanggungjawaban penggunaan dana desa ini, karena rangkaian pembinaan ini akan dilakukan uji petik ke lapangan. sehingga perlu adanya kerjasama yang baik dari para kepala desa. lebih lanjut pak camat mengemukakan bahwa ini merupakan supervisi yang bersifat internal dalam rangka mengevaluasi penatausahaan penggunaan dana desa, sebelum instansi eksternal melakukan pengawasan terhadap desa. maka pembinaan ini diharapkan dapat memperbaiki tatakelola penggunaan dana desa yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pelaksanaan Pembinaan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris DPMD yang dalam sambutannya mennyampaiakn bahwa maksud dan tujuan pembinaan ini dalam rangka menitoring dan evaluasi terhadap penggunaan atau penyerapan dana desa tahap pertama. mengingat masih banyak pemerintah desa yang belum menyampaikan laporannya realisasi dana desa ke DPMD, sehingga pembinaan ini dilakukan untuk mengetahui persoalan-persoalan dan hambatan-hambatan yang ditemuai oleh desa dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana desa tahap pertama ini. dengan pembinaan diharapkan dapat memberikan solusi terhadap kesulitan- kesulitan yang dihadapi oleh desa. baik secara teknis administratif maupun hal-hal nonadministratif lainnya.
dalam sambutannya Sekdis DPMD menekankan kepada seluruh kepala desa untuk segera menyelesaikan dan menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana desa maupun alokasi dana desa, mengingat saat ini sudah masuk pada periodisasi pencairan tahap dua, sehingga kalau leporan tahan satu belum disampaiakn terhadap pemerintah kabupaten maka akan menjadi hambatan dan pelaksanaan pembangunan ditahap dua akan menjadi telat, oleh karena itu untuk meningkatkan efektifitas waktu seluruh kepala desa untuk serius menyelesaikan dan menyampaiakan laporan penggunan dana desa, selaian itu, hal yang tidak kalah penting nya adalah kewajiban untuk membayar pajak baik PPh maupun PPN, hal ini akan menjadi hambtan untuk pencairan alokasi dana desa tahap 2. karena saat ini masih banyak desa-desa yang belum melaksanakan kewajiban membayar pajak, selain itu untuk para kepala desa diharapkan menyelesaikan pencatatan pengelolaan keuangan melalaui sistem keuanagan desa atau biasa disebut SISKUDES. hal ini akan menjadi tolak ukur pengelolaan keuangan desa yang transparan. sebagaimana ditekankan oleh Kabid keuangan Desa bapak Muhammad Hadid bahwa siskudes harus selesai paling lambat tangal 30 september 2017.
lebih lanjut sekdis DPMD mengharapkan kepada para kepala desa dalam realisasi penggunaan dana desa aga berpedoman pada RKP dan APBDes. jangan melakukan kegitan atau merubah kegiatan yang sudah ditetapkan dalam RKP maupun APBDes hal ini menimbulkan dugaan penyalahggunaan atau penyimpangan penggunaan dana desa yang berujung pada persoalan hukum. maka para kepala desa harus hati-hati dalam penggunaan dana desa, karena suka tidak suka bahwa penanggungjawab penggunaan dana desapada akhirnya ada dikepala desa.
dalam rangkaian pembinaan ini dilakukan uji petik ke lapangan dengan tehnik sampling 3 desa dari masing-masing kecamatan yakni kecamatan cicurug 3 dea, kecamatan cidahun 3 desa dan kecamatan ciambar 3 desa. untuk sampling di Wilayah Kecamatan Parungkuda mengambil sampling di Desa Kompa, Desa Bojongkokosan dan Desa Sundawenang. untuk desa sundawenang sendiri dilakukan mulai jam 15.30. sampai dengan jam 17.00 WIB. dan alhamdulilan pembinaan dan monitoring realisasi penggunaa dana desa disundawenang berjalan lancar. hal ini tentunya diharapkamenjadi indikator bahwa pengelolaan dan penatausahaan pengunaan dana desa telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan dalam penyerapannya betul-betul dapat dirsakan manfaatnya oleh masyarakat desa Sundawenang.

REDAKSI BERITA DESA SUNDAWENANG.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan