Wajib Pajak banyak menunggak, Tahun 2019 SPPT PBB beresiko di kembalikan

Dalam kesempatan rapat evaluasi perangkat Desa Sundawenang, yang dilaksanakan pada hari senin (08/10/2018) yang dipimpin olek Kepala Desa Sundawenang Wahid, S.Ip dan dihadiri oleh seluruh perangkat dan staf pemerintahan desa sundawenang termasuk 3 Kepala dusun/Kepala kewilayahan, yang salah satunya membahas dan evaluasi penerimaan dan realisasi PBB tahun 2018 dari masing-masing kepala dusun/kepala kewilayahan.
Setelah menerima hasil pelaporan penerimaan setoran PBB dari masing-masing kepala dusun/kepala kewilayahan yang diwakili oleh kolektor PBB Desa Sundawenang Erna Ervianawati sampai batas waktu jatuh tempo pelunasan PBB tahun 2018 di bulan September, ternyata masih tersisa target bersih PBB sebesar Rp. 33.000.000,- dari target bersih PBB keseluruhan yang berjumlah Rp. 177.997.469,- atau masih tersisa target sekitar 24 persen, hal inilah yang akhirnya membuat Kepala Desa Sundawenang Wahid, S.Ip mengintruksikan setiap kepala dusun untuk menginventarisir wajib pajak yang masih menunggak dan mengintruksikan disebarkannya surat pernyataan kesanggupan bayar kepada setiap wajib pajak yang masih menunggak tersebut, selain menetapkan denda 2 % perbulan untuk keterlambatan, juga dengan menetapkan sangsi pengembalian SPPT PBB untuk tahun berikutnya.

Hal ini dilakukan dengan harapan untuk menjadi motivasi kepada para kepala dusun untuk lebih giat dan maksimal dalam hal penagihan sisa target di masing-masing kedusunan/kewilayahan, selain itu sasaran yang lebih diharapkan untuk tahun-tahun kedepan yakni tumbuhnya kesadaran dari setiap wajib pajak dalam melunasi PBB sebelum batas waktu jatuh tempo yang telah ditetapkan dari pemerintah kabupaten.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan