BENCANA LONGSOR HANCURKAN 1 UNIT RUMAH

Sundawenang, 3/12/2019. Disebabkan hujan deras mengguyur wilayah Desa Sundawenang tepatnya di Komplek Perumahan Bumi Pakuwon Regency (BPR) satu unit rumah diblok Tulip 11/19 milik ibu Damayanti hancur terbawa longsor. Selain itu belasan rumah sekitarnya terancam dengan kondisi tembok bangunan yang terlihat sudah membelah. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22:00 WIB, pasca hujan deras yang mengguyur semalaman diwilayah tersebut.
Beruntung tidak ada korban jiwa, karena memang penghuni rumah sedang bepergian keruman sanak familinya. Namun demikian akibat dari kejadian tersebut ditaksir kerugian materil mencapai 200 jutaan, belum lagi bagi belasan warga perumahan yang kondisi rumahnya rusak sedang dan rusak ringan belum dapat di inventarisasi secara keseluruhan.
Pada pagi harinya terlihat kapolsek parungkuda dan anggota, satpol PP Kec. Parungkuda, Kepala Desa Sundawenang dan Anggota BPD serta LPMD meninjau lokasi kejadian.
Berdasarkan hasil informasi yang dihimpun dari ketua RW setempat bahwa potensi terjadinya longsor sudah terlihat jauh sebelumnya, hal dapat di indikasikan dengan melihat konstur tanah yang belum padat, karena memang lokasi tersebut merupakan tanah urugan, sementara di bagian bawah belum dipasang turap ataupun tembok penahan tebing. Maka ketika hujan deras terjadi pergeseran tanah. Akibat kejadian tersebut pihak kepolisian resort parungkuda yang disampaikan langsung oleh Bapak Kapolsek langsung di tempat kejadian akan mengkaji dan meneliti lebih lanjut peristiwa tersebut untuk memastikan penyebab terjadi longsor, apakah ada kesalahan konstruksi atau ada sebab sebab lain.
Atas kejadian tersebut, informasi yang dihimpun dari pihak pengembang akan bertanggungjawab penuh atas peristiwa longsor tersebut termasuk bagi mereka yang rusak ringan dan sedang ataupun yang kondisinya terancam.
Sampai berita ini di terbitkan belum dapat mengkonfirmasi pihak korban yang memang sedang tidak ada dilokasi kejadian. Namun demikian bagi para pihak yang terancam mengharapkan ada upaya upaya yang cepat dari pihak pengembang untuk mengantisipasi kejadi serupa. Merespon harapan warga perumahan pengembang langsung menurunkan pekerja dan bahan bahan material sebagai tindakan awal untuk mengantisipasi longsor susulan. Karena memang frequensi hujan sudah mulai rapat, hampir setiap hari turun hujan. Informasi ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan kepekaan seluruh staleholder terhadap potensi bencana yang ada disekitar kita. Terlebih bagi pemerintah agar menjadi bahan evaluasi dalam menerbitkan izin pengembangan perumahan agar betul betul selektif dalam memberikan izin.

Kontributor: wahid

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan